Sunday, April 28, 2013

FIQH MUAMALAH

Posted by CIES UNY on Sunday, April 28, 2013 with No comments
Assalamualaikum wr. wb.
Bagi teman-teman yang ingin lebih menguasai Fiqh Mualamalah silahkan download file di bawah ini:


Wednesday, April 24, 2013

STADIUM GENERAL DAN KAJIAN EKONOMI ISLAM

Posted by CIES UNY on Wednesday, April 24, 2013 with No comments


Hari Minggu tanggal 21 April 2013 kemarin adalah hari yang istimewa. Bagaimana tidak? Ketika semua orang sedang menikmati hari Minggu dengan liburan, tidak dengan kami.


UKMF Al-Fatih justru menyelenggarakan acara yang menjadi judul di atas. Acara yang dihadiri oleh berbagai mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di DIY ini,mendatangkan Bapak Taufikur Rahman, dosen jurusan Akuntansi FEB UGM dan Bapak Muhammad Arif Gunawan dari Bank Mandiri Syariah (BSM) sebagai pembicara.

Materi Stadium General yang pertama dibawakan oleh Bapak Taufikur Rahman. Beliau memaparkan definisi ekonomi islam. Terus terang saja, Bapak Taufik lebih suka menyebut ekonomi islam ketimbang ekonomi syariah. Well, ekonomi islam jelas berbeda dengan ekonomi konvensional. Ekonomi islam menurut Akram Khan ialah ilmu ekonomi yang bertujuan mempelajari kesejahteraan manusia (falah)! Dan ekonomi islam menggunakan prinsip kerja sama dan partisipasi untuk mencapai "falah" tersebut. Maka dari itu, ekonomi islam menggunakan prinsip bagi hasil untuk setiap keuntungan yang diperoleh dalam suatu kerjasama, bukan "riba" seperti yang dihasilkan oleh bank konvensional.


Sama halnya ekonomi konvensional, ekonomi islam juga memiliki berbagai bentuk aktivitas ekonomi seperti investasi (berdasarkan akad mudharabah & musyarakah), Jual-Beli (akad Murabahah, Ijarah, & salam), Sosial (Zakat, Infaq, Shadaqah, dan Wakaf), dan berbagai bentuk hukum (zakat, warisan & kharaj, & Jizyah). Bapak Taufik menyebutkan bahwa terdapat 3 pilar ekonomi syariah:
1. Keadilan
2. Keseimbangan
3. Kemaslahatan
Masih banyak lagi yang dipaparkan oleh beliau termasuk perkembangan perbankan syariah di Indonesia. Walaupun ternyata perkembangan perbankan syariah di negeri kita belum memenuhi target, kita perlu selalu mendukung dan mengapresiasi setiap usaha yang dilakukan oleh berbagai pihak demi kemajuan perbankan syariah Indonesia.

Setelah itu, giliran Bapak Arif Gunawan membawakan materi kedua. Beliau adalah praktisi perbankan syariah, tepatnya beliau bekerja untuk BSM. Di sini beliau menjelaskan bahwa perbankan syariah di Indonesia muncul karena kesadaran masyarakatnya sendiri. Suatu hal yang luar biasa menurut kami. Beliau memaparkan hal-hal yang selama ini telah dilakukan BSM untuk mempelopori perbankan syariah nasional. Beliau menambahkan bahwa bank syariah tidak hanya dilirik oleh kaum muslimin, tetapi juga yang non-muslim.


Bahkan ada sebuah ironi yang mungkin menimpa hampir semua bank syariah di negeri ini. Kita semua tahu bahwa fasilitas pembiayaan yang diberikan oleh Bank Syariah kepada para konsumen adalah berdasarkan bagi hasil yang adil. Maksudnya, ketika usaha pihak debitur sedang menguntungkan, maka Bank akan mendapatkan bagi hasil yang tinggi. Sebaliknya bila debitur sedang mengalami kesulitan keuangan, Bank hanya akan mendapatkan bagi hasil yang sedikit atau bahkan tidak mendapatkan sama sekali. Hal inilah yang sering "dimanfaatkan" oleh para nasabah muslim khusunya di BSM. Debitur sering mengaku usahanya sedang mengalami kelesuan sehingga dana bagi hasil yang didapat BSM hanya sedikit. Padahal, setelah ditelusuri, usaha pihak debitur tidak sedang lesu. Inilah yang perlu dihindari. Lebih mengejutkannya lagi, justru nasabah non-muslimlah yang benar-benar mampu menerapkan prinsip syariah di BSM. Lalu yang menjadi pertanyaan, apakah kaum muslimin Indonesia sudah siap untuk menghindari "riba" jika pada kenyataannya seperti ini?

Sebagai kaum intelek, inilah tugas kita untuk lebih "memasyarakatkan" prinsip ekonomi islam dalam kehidupan sehari-hari minimal untuk diri sendiri. Kita perlu terus mendukung perkembangan bank-bank syariah masa kini. Siapa tahu kelak, kitalah yang akan benar-benar menerapkan prinsip ekonomi islam sebagai tatanan kehidupan bernegara.

Wednesday, March 13, 2013

KOMUNIKASI PERSUASIF oleh: Hendri Harjanto

Posted by CIES UNY on Wednesday, March 13, 2013 with No comments




Hari Selasa yang cerah, tepatnya pada tanggal 12 Maret 2013 di University Club Gadjah Mada, penulis berkesempatan untuk mengikuti pelatihan Communication Skill secara gratis oleh Mas Hendri Harjanto. Beliau adalah seorang Neuro-Linguistic Programmer (NLP) handal dan bersertifikat. Tidak hanya berprofesi sebagai NLP, beliau juga seorang grafolog! Grafolog adalah ahli dalam membaca kepribadian seseorang melalui pola tulisannya.

Acara berlangsung di dari pukul 8.30 hingga pukul 12.30 di ruang Yustisia. Materi yang paling saya ingat dan paling saya "camkan" di pikiran adalah bagaimana cara melakukan KOMUNIKASI PERSUASIF: Cara membujuk orang lain agar selalu menjawab "ya" ketika kita menawarkan sesuatu. Persuasif pada dasarnya berbeda dengan hipnotik, tapi pada prakteknya, entah bagaimana Mas Hendri bisa melakukan hal di bawah ini:
Suatu hari, Mas Hendri hendak membeli helm di sebuah toko. Dengan "pede"-nya beliau menyapa si penjual "Gimana bos kabarnya? Makin laris aja, nih!"
Si penjual dengan agak sedikit bingung menjawab pertanyaan beliau "Ya, alhamdulillah mas, seperti ini."
"Gini bos, aku mau beli helm baru, yang ini berapa ya?" Mas Hendri mengutarakan maksudnya.
"Wah, sama pelanggan lama tak kasih harga murah aja." Jawab si penjual.
Padahal, Mas Hendri baru pertama kalinya beli helm di toko tersebut.

So, hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum melakukan komunikasi persuasif adalah:
1. Awalilah dengan niatan positif. Mas Hendri berkata, niat positif pada diri kita akan menular ke calon lawan bicara.
2. Keakraban. Cari tahu hobinya, keinginannya, keluarganya, atau yang lainnya! Adalah suatu keuntungan kalau kita memiliki hobi yang sama dengan lawan bicara kita.
3. Bicaralah tentang ide atau solusi. Orang akan lebih menghargai kita apabila membicarakn ide-ide, visi, solusi, dsb.
4. Atur nada bicara. Nada bicara yang bagus adalah nada tinggi-rendah. Hal ini cukup ampuh karena dengan nada yang sedikit lebih pelan, lawan bicara akan memperhatikan secara seksama apa yang kita ucapkan.

Masih ada lagi, untuk membujuk penjual dalam tawar-menawar harga, Mas Hendri menyarankan kita agar jangan menyebutkan harga lebih dulu. Dan jangan sekali-sekali berkata boleh atau tidak? 

Komunikasi persuasif juga bisa diterapkan ketika presentasi atau rapat. Berkatalah saya setuju dengan ide anda dan saya ingin menambahkan bahwa............. Dan masih banyak lagi. Sungguh, terlalu banyak apabila saya menuliskan semua hal yang saya dapat dalam pelatihan kemarin dan saya sendiri juga tidak tahu mau menulis dari mana. Semoga tulisan di atas cukup bermanfaat.
Mas Hendri menyarankan untuk mempelajari ilmu persuasi oleh Robert B. Cialdini. Dan acara pun ditutup dengan makan siang yang dahsyat. Tidak lupa juga Mas Hendri membaca kepribadian peserta melalui tulisan yang telah kami buat sebelumnya.

Monday, March 4, 2013

MENGAPA HARUS EMAS?

Posted by CIES UNY on Monday, March 04, 2013 with No comments


image source: spectrum.ieee.org

Emas adalah instrumen investasi yang bersifat zero inflation! Maksudnya adalah, menanam uang anda dalam bentuk emas agar tidak digerus inflasi. Seperti yang kita ketahui, inflasi menyebabkan nilai mata uang turun. Bagi kita-kita yang sekarang ini masih mengenyam bangku kuliah (ketika artikel ini ditulis), pastinya masih ingat kan dengan uang Rp 100,00 bisa mendapatkan 4 buah permen saat masih SD.  Sekarang? Semua sudah tahu jawabannya!

Bahkan, bisa dibilang, semakin tinggi laju inflasi, semakin naik pula harga emas. Berdasarkan grafik oleh latakanemas.com, menunjukkan bahwa harga emas selalu naik dari Januari 2000 hingga awal tahun 2012:


Sayangnya, berdasarkan pantauan AGEA pada hari ini, 4 Maret 2013, harga emas turun menjadi 1578 USD per troy ounce-nya:



Karena satuan berat internasional emas adalah "troy ounce", maka kia perlu mengkonversinya ke gram terlebih dahulu untuk mengetahui harga per gramnya. 1 troy ounce adalah sekitar 31 gram. Apabila harga 1 troy ounce emas adalah 1.700 USD atau 31 gram = 1.700 USD. Maka, dapat disimpulkan bahwa harga emas per gramnya adalah sekitar 55 USD. Jika dirupiahkan, harga emas dapat mencapai (dengan asumsi 1 USD = 9.700 IDR) Rp 533.500,00 per gram!

Berikut ini adalah berbagai jenis emas yang diperdagangkan:
1. Dinar emas. Dinar emas dulunya digunakan sebagai alat transaksi tukar-menukar barang.
Walaupun harganya mahal per dinarnya,Dinar emas sedang populer di Indonesia.
2. Emas Batangan. Kadar kemurnian emas batangan mencapai 24 karat atau 99.99%.
Sayangnya, semakin kecil berat emasnya semakin mahal harga per gramnya.
3. Emas koin/ medali. Penulis belum mengetahui berapa berat terkecil emas koin yang diperjual-belikan.

Apakah emas hukumnya halal dalam islam?
Yang pasti, islam mengharamkan riba! Emas dan atau forex memang tidak ada riba, tetapi bisa menjadi haram apabila:
1. Transaksi tidak dilakukan secara tunai.
Pada intinya, barang harus diterima secara langsung (dan tidak boleh ditunda).
2. Jumlah takaran objek yang ditukarkan tidak sama jumlahnya dengan objek
Sebagai contoh: bila anda ingin menukarkan emas batangan sebesar 10 gram dengan emas perhiasan, maka anda harus menerima emas perhiasan sejumlah 10 gram pula tidak kurang ataupun lebih. Banyak yang mengatakan bahwa selisih dalam tukar menukar adalah riba.
3. Beberapa ahli mengatakan sifat spekulatif juga diharamkan. Spekulatif dengan kata lain adalah meramal tanpa dasar.


Bahwasannya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Janganlah engkau menjual/membarterkan emas dengan emas, melainkan sama-sama (beratnya) dan janganlah engkau lebihkan sebagian atas lainnya. Dan janganlah engkau membarterkan perak dengan perak malainkan sama-sama (beratnya), dan janganlah engkau lebihkan sebagian atas lainnya. Dan janganlah engkau menjual sebagian darinya dalam keadaan tidak ada di tempat berlangsungnya akad perniagaan dengan emas atau perak yang telah hadir di tempat berlangsungnya akad perniagaan." (Muttafaqun 'alaih)

Kesimpulannya, Rasulullah SAW telah bersabda bahwa barter dengan secara langsung dan dalam timbangan yang sama beratnya adalah HALAL!

Referensi: ilmu-investasi.com dan Abu Ayaz Bulgari Blog

Wednesday, February 13, 2013

MERIAHNYA TEMILREG YOGYAKARTA 2013 UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA

Posted by CIES UNY on Wednesday, February 13, 2013 with No comments




Sabtu, 9 Februari 2013, di Fakultas Ekonomi UNY tercinta, tepatnya di ruang auditorium FE, telah diselenggerakan acara Temu Ilmiah Regional Yogyakarta 2013 oleh UKMF Al-Fatih dan Forum Silaturahmi Studi Ekonomi Islam (FOSSEI). Acara yang dimulai sejak pukul 9 hingga petang ini berlangsung sangat meriah. Inti dari acara di atas adalah Olimpiade Ekonomi Islam dan "Talkshow" mengenai ekonomi islam.



Acara dibuka oleh sambutan dari ketua Center of Islamic Economics Study, yakni Maesaroh. Kemudian diikuti sambutan oleh ketua FOSSEI Fathoni dan dilanjutkan oleh Bapak Dekan FE UNY, Bapak Sugiharsono. Sambutan terakhir dilakukan oleh Bapak Bupati Sleman yang juga sebagai ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), Bapak Sri Purnomo.



Peserta Olimpiade Ekonomi Islam terdiri dari beberapa mahasiswa yang berasal dari UGM, UIN, UII, UMY, STEI Hamfara Yogyakarta, dan STEI Yogyakarta.
Tepat pukul sepuluh, lomba presentasi essay pun dimulai.
Presentasi dipaparkan oleh peringkat tiga besar lomba yaitu:
1. Ade Ruswanda Dari Universitas Islam indonesia
2. Ratna Yudhiyati Dari Universitas Gadjah Mada
3. Mustolih Dari STEI Yogyakarta.
Ade Ruswanda dari Universitas Islam Indonesia mendapat kehormatan sebagai pemapar pertama dengan presentasinya yang berjudul "Investasi Saham Syariah, Murah, Mudah, Pro-PLS, dan Profitable."


Sedangkan penutup sesi presentasi adalah  Mustolih Dari STEI Yogyakarta dengan presentasinya yang berjudul "Sistem Ekonomi Islam Solusi Kesejahteraan Umat".
Pemenang dari lomba presentasi di atas adalah Ade Ruswanda sedangkan diperingkat dua adalah Ratna Yudhiyati.

Setelah itu, pada sesi berikutnya, yaitu sesi kuis berkelompok yang semula diikuti oleh 9 kelompok dari beberapa universitas, hingga akhirnya hanya 5 kelompok terpilih yang berhak untuk maju ke babak final. Keempat kelompok tersebut masing-masing terdiri dari dua kelompok UII dan dua kelompok UGM. Antusias mepenonton sangat terasa di sesi kuis ini sehingga panitia pembaca soal harus sering mengingatkan penonton agar tetap tenang.




Peringkat satu hingga tiga di babak final ini adalah dua dari Forum Kajian Ekonomi Islam (FKEI) UII dan terakhir dari (Shariah Economic Forum) SEF UGM. Puncaknya, diumumkanlah pemenang dari rangkaian Olimpiade Ekonomi Islam yaitu Peringkat satu dan dua masing-masing dari "ASsET" STEI Yogyakarta. Peringkat tiga direbut oleh "SEF" UGM.

Sebelum acara berakhir pada jam 17.00, Bapak Duddy Roesmara Donna dari FEB UGM menutup acara dengan "talkshow" mengenai ekonomi islam. Bapak Duddy menekankan bahwa ternyata beberapa bank Syariah di Indonesia masih terkena riba. Hal ini dikarenakan Bank-bank tersebut menjadi perusahaan emiten di Bursa Efek Indonesia.

Dan jangan lewatkan Temu Ilmiah Nasional ke-12 di Solo pada tanggal 28 Maret- 30 Maret 2013.
Untuk info lebih lanjut silahkan klik http://temilnassolo.com/

Monday, January 21, 2013

TEMILREG 2013

Posted by CIES UNY on Monday, January 21, 2013 with No comments
Salam Sejahtera.

Akhirnya datang juga event yang ditunggu-tunggu oleh mahasiswa penggerak ekonomi Islam di Yogyakarta.

Ajang adu ilmu yang dilakukan antar mahasiswa yang tergabung dalam KSEI seluruh Yogyakarta.

Pada Tahun ini..




Temu Ilmiah Regional Yogyakarta 2013 FoSSEI.